Kegiatan Pelaksanaan Pesta Perkawinan
Pepatah lama mengatakan: “Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, lain kampung lain adatnya”. Dalam bahasa Nias terdapat pula pepatah yang sepadan dengan itu berbunyi : “Sara nidanö sambua ugu-ugu, sambua mbanua sambua mböwö”. Terjemahan bebasnya ialah satu sungai tersendiri bunyi airnya, satu desa tersendiri adatnya. Dibawah ini penulis
Berkomitmen Mendukung Pelestarian Cagar Budaya Nias
Sehubungan dengan penghargaan yang telah dianugerahan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Pastor Johannes sebagai salah seroang Tokoh Nasional dalam Pelestarian Cagar Budaya Nias, maka Pengelola Museum Pusaka Nias terus menggulirkan isu pelestarian sebagai program bersama seluruh elemen masyarakat di pulau Nias. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah diskusi tematis bertajuk
Mutiara Pertama Bagi Museum Pusaka Nias
Berbagai cara telah ditempuh untuk mencari orang-orang yang mau peduli dan ikut terlibat dalam pelestarian budaya Nias melalui pengembangan Museum Pusaka Nias dan kegiatannya. Menghubungi berbagai orang-orang Nias maupun non-Nias, baik yang ada di daratan pulau Nias maupun yang ada di perantauan untuk ikut dalam misi pelestarian budaya Nias sebagai
Wakil Ketua SIKIB Kunjungi Museum Pusaka Nias
Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Rabu (25/9/2013) mengunjungi Kabupaten Nias Utara dalam rangka meresmikan rumah pintar di kecamatan Lotu sekaligus peninjauan lokasi pembangunan sarana sanitasi di desa Maziaya, Lotu, Kabupaten Nias Utara yang dipimpin oleh Ratna Djoko Suyanto, Wakil Ketua II SIKIB.Selepas dari Kabupaten Nias Utara, rombongan SIKIB, Bupati
MPN Diramaikan Pengunjung
GUNUNGSITOLI – MPN, Berbeda dari hari-hari biasa, hari ini (10/11/2011) tepat pada saat MPN merayakan HUT ke-16, MPN tampak dipadati oleh para pengunjung. Ini menunjukkan bahwa para pengunjung tidak menyia-nyiakan kesempatan baik yang diberikan oleh MPN. Betapa tidak, hari ini MPN memberikan kebebasan kepada para pengunjung untuk mengunjungi MPN tanpa
Meneruskan Pusaka Pulau Nias
Apa ikon Pulau Nias setidaknya selama satu dekade terakhir? Dulu orang hanya mengenal yang namanya tarian dan budaya lompat batu. Tetapi kemudian satu nama muncul dan disebut-sebut: Museum Pusaka Nias (MPN). MPN, tak pelak telah menyedot perhatian banyak kalangan, untuk juga tidak melewatinya setiap kali berkunjung ke Pulau Nias. Bagaimana
HUT MPN Ke-16
HUT MPN Ke-16: Dari Bintang Timur Menghadap Ke Timur GUNUNGSITOLI, MPN – Hari ini (10/11/2011) MPN genap berusia 16 tahun. Perayaan HUT MPN tahun ini dirayakan oleh Keluarga Besar MPN di Bintang Timur (salah satu tempat pertemuan yang berada di pinggir pantai MPN). Perayaan syukuran atas usia MPN yang sudah
Museum Naskah Kuno Digital Akan Diwujudkan
Dalam kurun waktu enam bulan, Museum Ensiklopedia Naskah Kuno Nusantara yang memuat naskah kuno digital akan terealisasi. Hal ini diungkapkan oleh penggagas museum tersebut, Sinta Ridwan saat ditemui di Jalan Ganesha, Bandung. Museum dalam bentuk situs jaringan ini akan menyediakan data-data awal naskah kuno dari seluruh wilayah nusantara. "Pengadaan museum
Temu Pusaka Indonesia
Perjalanan pada pagi 5 Oktober 2011 awalnya membuat nyali sedikit ciut. Hujan deras dan berita tentang jatuhnya pesawat Cassa jenis 212 di sekitar hutan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), NAD, terus menghantui, namun tekad untuk menghadiri Temu Pusaka Indonesia 2011 di Medan & Samosir mengalahkan segalanya. Walau meleset dari









