OMO LARAGA MENJADI OMO NIHA SATO
OMO LARAGA MENJADI OMO NIHA SATO Oleh: Bernard Niali Telaumbanua Omo Laraga sebagai salah satu dari beberapa tipe rumah adat orang Nias, memiliki kekhasannya sendiri, yaitu bulat oval dengan atap yang tinggi megah. Di masa lalu, ada banyak sekali Omo Laraga ditemukan di wilayah Kabupaten Nias dan Nias Utara, hampir
Magiao Newsletter no. 1 – September 2017
Nias Hill Myna Newsletter No. 1 Sep. 2017 by Gratiano Telaumbanua on Scribd
Video Peserta Pelatihan Budaya antara SD Negeri Tetegewo & SD Negeri Hili Alawa
Peserta pelatihan peningkatan pemahaman budaya Nias bagi siswa-siswi sekolah dasar se-kabupaten Nias Selatan, SD Negeri Hili Alawa & SD Negeri Tetegewo. Pelatihan ini terselenggaran atas kerjasama antara Museum Pusaka Nias dan DOK. Berikut videonya: https://www.facebook.com/museumnias/videos/1182681535200543/
Impian Museum Pusaka Nias
Satu contoh: Lapangan Terbang Binaka terletak di Wilayah Kota Gunungsitoli, tetapi ditujukan untuk Masyarakat Nias seluruhnya. Satu contoh lain lagi: Museum Pusaka Nias terletak di Wilayah Kota Gunungsitoli, tetapi ditujukan untuk Masyarakat Nias seluruhnya. Dalam hal ini dibutuhkan kesepakatan antara ke-5 Kepala Daerah se-Kepulauan Nias, suatu MOU yang mengatakan: Museum
Nias Impian Pariwisata
Nias Impian Pariwisata Salah satu Destinasi Pariwisata di Kepulauan Nias ialah Museum Pusaka Nias. Museum kita berniat, hendak ditata dengan baik, sehingga para tamu kita merasa kerasan. Dan Museum kita punya satu impian, yakni kemandirian. Maka kami mengucapakan Terima Kasih atas dukungan Pemerintah setempat. Dalam Periode 5 tahun, sewaktu Martinus Lase
Selamatkan MAGIAO Nias, Selamatkan Pusaka Pulau Nias!
Dahulu, langit pulau Nias bukan hanya indah karena langit birunya, tetapi diperindah oleh berbagai jenis burung yang terbang dengan warna-warni bulu yang unik . Di atas pepohonan, mereka berkicau dengan berbagai jenis suara unik yang menciptakan harmoni alam semesta. Salah satu yang paling terkenal adalah Beo atau dalam Bahasa Nias
Adat Istadat – Böwö dan Pohon Böwö di Kepulauan Nias
Rupanya perlu suatu pernyataan terbuka perihal istilah Böwö, karena pada umumnya istilah Böwö disamakan dengan uang atau mas kawin. Begitu pula pada rapat LBN Kota Gunungsitoli pada bulan Maret 2017 yang saya hadiri. Untuk mendapatkan artikel ini Anda dapat memperolehnya di Museum Pusaka Nias. Silahkan baca selengkapnya di sini :
Mengidentifikasi Sosok Si’ulu Laowoziduhu
PendahuluanMengawali tulisan ini, saya harus mengucapkan terimakasih kepada Marselino Fau, seorang pemerhati warisan budaya Nias yang telah menjadi teman diskusi dan karenanya telah mendorong saya untuk mencoba mengidentifikasi sosok Laowoziduhu lalu menguraikannya dalam tulisan singkat ini.Laowoziduhu dalam sejarah NiasSepanjang yang dapat kita ketahui di kepulauan Nias (tempo dulu) ada belasan
Omo Ruyu, Omo Nifolasara Bawömataluo
PendahuluanBelakangan ini industri pariwisata kepulauan Nias kembali menggeliat bangun setelah mengalami mati suri selama belasan tahun. Masih segar dalam ingatan, dekade-dekade yang lalu Nias menjadi terkenal hingga ke mancanegara karena potensi wisatanya. Harapan akan bangkitnya industri pariwisata kepulauan paling barat di Sumatera ini tentu akan ikut mendongkrak jumlah pengunjung ke
Sejarah Portugis di Indonesia
Pada tahun 1505 Armada Portugis bertolak di Lisbon, ibukota negara Portugal, dengan 22 Kapal Laut, l/k 1.000 orang awak kapal dan 1.500 prajurit. Komando di tangan Francesco de Almeida yang sebelumnya diangkat oleh raja Portugis menjadi Wakil Raja Portugis untuk India. 3 dari 22 kapal berada di bawah komando seorang










