Mengidentifikasi Sosok Si’ulu Laowoziduhu
PendahuluanMengawali tulisan ini, saya harus mengucapkan terimakasih kepada Marselino Fau, seorang pemerhati warisan budaya Nias yang telah menjadi teman diskusi dan karenanya telah mendorong saya untuk mencoba mengidentifikasi sosok Laowoziduhu lalu menguraikannya dalam tulisan singkat ini.Laowoziduhu dalam sejarah NiasSepanjang yang dapat kita ketahui di kepulauan Nias (tempo dulu) ada belasan
Sejarah Portugis di Indonesia
Pada tahun 1505 Armada Portugis bertolak di Lisbon, ibukota negara Portugal, dengan 22 Kapal Laut, l/k 1.000 orang awak kapal dan 1.500 prajurit. Komando di tangan Francesco de Almeida yang sebelumnya diangkat oleh raja Portugis menjadi Wakil Raja Portugis untuk India. 3 dari 22 kapal berada di bawah komando seorang
Kegiatan Pelaksanaan Pesta Perkawinan
Pepatah lama mengatakan: “Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, lain kampung lain adatnya”. Dalam bahasa Nias terdapat pula pepatah yang sepadan dengan itu berbunyi : “Sara nidanö sambua ugu-ugu, sambua mbanua sambua mböwö”. Terjemahan bebasnya ialah satu sungai tersendiri bunyi airnya, satu desa tersendiri adatnya. Dibawah ini penulis
- 1
- 2



