Gelang “Töla Zaga”

Töla Zaga - Gelang tangan perempuan, kayu berlapis emas. Biasanya perhiasan terbuat dari emas 16 atau 18 karat. Perhiasan ini yang dipajang ini dibuat oleh Adi Duha alias Ama Feliks, seorang ahli pandai emas di Desa Hiliganöwö, Nias Selatan.Asal: Hiliganöwö, Nias SelatanBahan: Kayu dan EmasNo.Inv. 03-0673Tgg: 17,5 cm / Tebal: 0,8 cm/Diameter:

Continue reading

Rompi Besi “Öröba Si’öli”

Öröba Si’öli – Rompi Besi. Digunakan oleh prajurit di Nias Selatan sebagai perlindungan terhadap tombak dan pedangAsal: Bawömataluo – TelukdalamBahan: SengNo.Inv. 03-0252Lbr 55 cm / Tgg: 55 cm / Brt: 2615 grGALERI KOLEKSI

Continue reading

Mahkota Emas “Rai Högö”

Rai Högö - Makhota Emas untuk perempuan keluarga bangsawan. Biasanya perhiasan terbuat dari emas 16 atau 18 karat. Perhiasan ini yang dipajang ini dibuat oleh Adi Duha alias Ama Feliks, seorang ahli pandai emas di Desa Hiliganöwö, Nias Selatan.Bahan: EmasNo.Inv. 03-0655Panjang: 51,5 cm, / Tgg: 27,5 cm / Brt: 125 gr/ Diameter:

Continue reading

Ikat pinggang “Sawe”

Sawe -  Ikat pinggang perempuan yang diperbuat dari pilinan perak.Bahan: PerakNo.Inv: 03-0678Pjg : 73,50 cm / Lbr : 2,00 cm / Brt: 100 grGALERI KOLEKSI

Continue reading

Alat Takar “Tumba”

Tumba – Takaran. Alat takar dari kayu, “tumba” dengan ukiran manusia dan handel melingkar. Biasanya digunakan untuk mengukur gabah, beras, kacang dll. Asal: Lawindra-Telukdalam No.Inv: 03-0043 Tgg : 13,7 cm / Dmt : 20,6 cm / Brt : 870 gr GALERI KOLEKSI

Continue reading

Perisai “Baluse”

Baluse  - Perisai.  Digunakan oleh prajurit di Nias sebagai perlindungan terhadap tombak dan pedang Asal: Hili’adulo-Nias Tengah No.Inv : 03- 0717 Pjg : 126 cm / Lbr : 30 cm / Brt : 1100 gr GALERI KOLEKSI

Continue reading

Patung Lelehur “Adu Zatua”

Adu Zatua dibuat setelah orangtua  meninggal dunia sebagai pengganti dirinya. Anak-anaknya percaya bahwa arwah orangtua mereka masih tinggal di dalam patung tersebut, sehingga kalau mereka memohon sesuatu, mereka datang menyembah Adu Zatua dengan membawa sesajen. Asal: Lalai Satua Bahan: Kayu laban Manawadanö No.Inv: 03-2934 Tgg: 77,2 cm / Tbl: 11,2

Continue reading

Ukiran Batu “Ni’omanu” & “Osa-osa”

Ni'omanu – Ukiran dari batu. Biasanya diletakkan sebagai penutup kepala menhir ‘saita gari.’ Ukurannya kecil, seperti ayam (manu) bertengker diatas, begitu pula batu Ni'omanu (yang dibuat seperti ayam) selalu diletakkan sebelah atas.Osa-osa merupakan tempat duduk seseorang ketika melakukan pesta stratifikasi. Pelaksana pesta menjamu seluruh kerabat, warga desa dan bahkan warga

Continue reading

Pedang “Tolögu”

Tolögu – Pedang ini dipakai untuk berbagai tujuan kemegahan oleh bangsawan dari Nias Selatan. Pada sarung pedang tersebut dilengketkan “rago” yaitu sebuah bola rotan yang dihiasi dengan benda-benda berkekuatan magis. Benda-benda itu dipercaya dapat megalirkan kekuatan dan memberikan kekebalan kepada pemiliknya. Asal: Hilisimaetanö, Nias Selatan No.Inv. 03-0181 Pjg: 69,6 cm

Continue reading

Patung Batu “Ni’oniha”

Ni’oniha – Patung Batu dalam bentuk manusia Asal: Ewo-Hililaora, Lahusa Bahan: Batu kapur/batu gunung/ No.Inv: 04-0049 Tgg: 58,5 cm / Brt: 44 985 gr GALERI KOLEKSI

Continue reading