GERDA HENKEL STIFTUNG – JERMAN Membantu Penyelamatan 6.900 Koleksi Budaya Nias di Museum Pusaka Nias

GUNUNGSITOLI, 02 Oktober 2025 – Yayasan Gerda Henkel dari Jerman menunjukkan komitmennya dalam pelestarian warisan budaya, terutama di wilayah-wilayah krisis yang kurang memperhatikan pelestarian kebudayaan lokal sebagai bagian dari kebudayaan dunia. Yayasan Gerda Henkel membantu penyelamatan benda-benda kebudayaan Nias yang dimiliki oleh Museum Pusaka Nias dalam bentuk pengadaan semua peralatan yang sangat dibutuhkan dalam gudang koleksi museum, sehingga memenuhi standard keamanan dan keselamatan koleksi, di antaranya: pembuatan rak-rak yang tahan lama dan anti rayap, lemari besi, brankas, CCTV, pengukur suhu, komputer untuk pengolahan data koleksi, pemasangan AC untuk menjaga kestabilan suhu pada koleksi, anti petir, lensa untuk konservasi, pemadam api, alarm untuk peringatan gempa. Semuanya dilengkapi agar koleksi Museum Pusaka Nias yang berjumlah 6.900 dapat dipindahkan dari gudang yang sudah lapuk karena terbuat dari kayu dan dipenuhi rayap ke dalam gudang yang baru di bangun.

Sampai saat ini, Museum Pusaka Nias sebagai musum satu-satunya di Pulau Nias memiliki ribuan koleksi pusaka leluhur Nias, mulai dari patung-patung baik dari bahan kayu maupun dari batu, keramik, senjata, alat-alat teknologi, hingga perhiasan yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Nias.

Museum Pusaka Nias, yang terletak di Kota Gunungsitoli, selama ini berjuang untuk melestarikan ribuan koleksi sejarah yang menjadi identitas masyarakat Nias dan sarana belajar tentang Nias bagi publik. Namun, keterbatasan fasilitas penyimpanan yang memadai menjadi tantangan besar. Gedung sudah ada, tapi tidak bisa memindahkan dan menata koleksi di dalam gudang yang baru karena tidak ada peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Karena itu, Nata’alui Duha, Direktur Museum Pusaka Nias menyambut baik dan sangat mengapresiasi dukungan Yayasan Gerda Henkel pada tahun 2025 ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Gerda Henkel-Jerman. Dengan adanya storage baru yang dilengkapi dengan peralatan interior yang memadai, akhirnya kami dapat memindahkan, menata dan merawat semua koleksi budaya Nias yang bernilai tinggi ini ke dalam gudang yang baru,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Pusaka Nias, P. Dionisius Laia, OFMCap. Ia menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Yayasan Gerda Henkel di Jerman yang melengkapi semua peralatan pendukung untuk menyelamatkan 6.900 artefak milik Museum Pusaka Nias.

Dengan adanya dukungan dari Yayasan Gerda Henkel, Museum Pusaka Nias diharapkan semakin optimal dalam menjalankan misinya sebagai penjaga pusaka dan pelestari budaya Nias. Yayasan Gerda Henkel yang berkedudukan di Jerman ini membuktikan kepeduliannya untuk melindungi dan menyelamatkan benda budaya Nias sebagai bagian dari kebudayaan dunia.

Bangunan Storage Koleksi Museum Pusaka Nias yang dibangun oleh PT. PLN (Persero) pada tahun 2024 dan semua perlengkapan interiornya didanai oleh Yayasan Gerda Henkel-Jerman pada tahun 2025 untuk menyelamatkan benda-benda budaya Nias.

Post a comment